PK IPNU IPPNU SMK Al-Baisuny Sukses laksanakan DUSTA I (Diskusi antara anggota) Dengan Mengangkat tema “Atomisasi Sosial”


Pimpinan komisariat ikatan pelajar Nahdlatul ulama dan ikatan pelajar putri Nahdhatul ulama SMK AL-BAISUNY Sukses laksanakan DUSTA I (Diskusi antara anggota) dengan mengangkat tema “Atomisasi Sosial” bertempat di Aula SMK AL-BAISUNY tlokoh Kokop, Bangkalan. Jum'at (14/11/25).

KAJIAN tersebut dihadiri oleh anggota PK IPNU IPPNU SMK AL-BAISUNY dengan penuh semangat dan antusias dalam menghadiri kajian tersebut.

Nabila Mafazeh selaku Ketua PK IPPNU SMK AL-BAISUNY Merasa senang karena anggota PK SMK AL-BAISUNY menyempatkan untuk menghadiri kajian tersebut yang mengindikasikan bahwa mereka masih punya jiwa sosial yang normal.

"Saya ingin mengucapkan banyak" terimakasih kepada rekan/Ita yang telah menyempatkan diri untuk menghadiri kajian pada kali ini, dan semoga kedepannya tetap semangat dan solid."

Ia juga memberikan sedikit gambaran tentang apa itu "Atomisasi Sosial"

"Atomisasi Sosial adalah konsep sosiologi, dimana proses ini menggambarkan individu dan masyarakat menjadi terisolasi dan terpecahkan. Namun kita sebagai Kader IPNU IPPNU harus menjadi contoh bagi masyarakat dengan membangun hubungan sosial yang kuat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya bersosialisasi." ujarnya

Kajian ini di isi oleh Rekan Farhan Fikri Lu'ayin, yakni ketua PK IPNU SMK AL-BAISUNY.

Farhan Fikri Lu'ayin selaku narasumber mengungkapkan bahwa, Atomisasi sosial adalah kondisi ketika individu dalam masyarakat menjadi semakin terpisah satu sama lain, kehilangan rasa kebersamaan, solidaritas, dan keterikatan sosial. Akibatnya, orang lebih fokus pada kepentingan pribadi dibanding kepentingan bersama.

"Atomisasi Sosial adalah fenomena perkembangan sosial yang mengancam masa depan masyarakat, dimana seseorang menjadi individu yang terisolasi daripada menjadi bagian dari masyarakat. Orang orang cenderung hidup di dunia kecil mereka, di rumah rumah kecil ataupun apartemen yang sangat sunyi sekali, mereka dapat menikmati kesendirian yang memang sangat tenang sekali, akan tetapi tidak ada akar-akar sosial didalamnya."

"Pengaruh teknologi digital terhadap fenomena atomisasi, dimana manusia bisa berkomunikasi dengan siapa saja tanpa batas ruang dan waktu, yang difasilitasi oleh sebuah alat. Komunikasi semacam ini bukanlah komunikasi yang sebenarnya dan tidak manusiawi. karena kita berkomunikasi dengan orang lain tidak secara langsung akan tetapi diperantarai oleh avatar serta biodata yang merupakan keterangan-keterangan pendek yang belum tentu itu benar." 

"Oleh karena itu saya berharap agar masyarakat kita terutama siswa SMK Al-Baisuny tetap menjadi manusia yang bermasyarakat, karena masyarakat adalah wadah dimana individu bisa hidup sempurna secara normal, kita tidak bisa membangun manusia yang normal diluar konteks masyarakat." Ungkapnya

Pewarta: Nur Aini
Lebih baru Lebih lama