PK IPNU IPPNU SMK AL BAISUNY Sukses laksanakan DUSTA I (Diskusi antara anggota) Dengan Mengangkat tema “Pemimpin di era gen z ”

 


Pimpinan komisariat ikatan pelajar Nahdlatul ulama dan ikatan pelajar putri Nahdhatul ulama SMK AL-BAISUNY Sukses laksanakan DUSTA I (Diskusi antara anggota) dengan mengangkat tema “peran pemimpin di era gen z” bertempat di Aula SMK AL-BAISUNY tlokoh Kokop, Bangkalan. Jum'at (21/08/26).


KAJIAN tersebut dihadiri oleh anggota PK IPNU IPPNU SMK AL-BAISUNY dengan penuh semangat dan antusias dalam menghadiri kajian tersebut.


Husni Mubarak dan Lailatul Maghfiroh selaku Ketua PK IPNU IPPNU SMK AL-BAISUNY Merasa senang karena anggota PK SMK AL-BAISUNY menyempatkan untuk menghadiri kajian tersebut yang mengindikasikan bahwa mereka masih punya jiwa sosial yang normal.


"Saya ingin mengucapkan banyak" terimakasih kepada rekan/Ita yang telah menyempatkan diri untuk menghadiri kajian pada kali ini, dan semoga kedepannya tetap semangat dan solid."


Kami juga memberikan sedikit fungsi tentang "kepemimpinan"


"Kepemimpinan itu mempunyai beberapa fungsi dan fungsinya ialah

1 instruktif

2 konsultatif

3 partisipatif."


Kajian ini di isi oleh Rekan isro' , yakni senior PK IPNU SMK AL-BAISUNY.


Rekan isro' selaku narasumber mengungkapkan bahwa,


"Fungsi pertama ketika menjadi seorang pemimpin ialah instruktif dalam artian pemimpin itu mempunyai hak untuk memberi arahan , merencanakan ataupun mendiskusikan."


"Dalam upaya meningkatkan efektivitas organisasi, 

Adek Husni dan adek Laila menegaskan komitmennya dalam menerapkan tiga fungsi kepemimpinan utama. Ketiganya adalah fungsi instruktif untuk memberikan arahan, fungsi konsultatif untuk menampung aspirasi anggota, dan fungsi partisipatif untuk melibatkan seluruh kader dalam pengambilan keputusan."


" kepemimpinan di era sekarang tidak bisa hanya berjalan satu arah. Melalui fungsi instruktif, pengurus harian memberikan arahan yang jelas, terstruktur, dan disiplin agar setiap program kerja dapat dieksekusi sesuai target. Sementara itu, fungsi konsultatif dijalankan dengan membuka ruang dialog dan musyawarah bersama anggota, guna menampung masukan sebelum menetapkan kebijakan organisasi."


 "menekankan pentingnya fungsi partisipatif sebagai wujud demokrasi di internal PK IPNU IPPNU SMK AL BAISUNY. Dengan gaya partisipatif, kami mendorong kolaborasi dan gotong royong antar kader. Semua dilibatkan dalam merumuskan program, sehingga tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab bersama, tegasnya. Sebagai bentuk komitmen, PK IPNU IPPNU SMK AL BAISUNY berharap pendekatan ini dapat membangun kepemimpinan yang mampu menggerakkan kader dan kemajuan organisasi."ungkapnya


Pewarta : Fifi

Lebih baru Lebih lama